dulu aku orang yang terkenal pendiam dan kurang percaya diri dengan apa yang sedang ku miiki…tetapi semua berawal ketika aku SMP. aku bergabung dengan komunitas kelas yang gila semua. hingga sekarang aku juga ikut2an gila. aku harus bersyukur menjadi bagian dari keluarga besar 3E. aku menemukan sahabat sejati yang tak lekang oleh waktu. dialah Novita. 3 tahun bersama serasa begitu cepat. dan akhirnya kita pun masih satu SMA. ya walaupun g sekelas tapi kita pun masih selalu brsama…di SMA aku juga senang menjadi bagian dari dewan ambalan dan punakawan. aku banyak belajar disana. aku juga punya keluarga baru. aku kenal mas dedi, mas bari , andrea , bhisma…semua telah menggoreskan tinta di hidupku yang sederhana ini. dan titik kritis dari semuanya adalah ketika aku harus memilih universitas. sedih hati ini ketika semua temanku udah dapet sekolah. dan akhirnya ketika aku dinobatkan lolos UNJ timbul dilema. ketika aku harus memutuskannya. ingin rasanya aku tetap berada di jawa bersama keluargaku tetapi aku juga takut tidak bisa sekolah di negeri. akhirnya dengan konflik yang berkepanjangan aku melanjutkan studi di UNJ. entah apa yang kupikirkan ketika aku berawal di UNJ. asing bagiku dengan kata UNJ. tapi ini adalah sebuah pilihan,,,aku menjalani hari pertama dengan berat hati..tak ada kawan disini. beda dengan temen2 yang kuliah di UGM, Undip, UNS…semua ada kawan. tapi hal itu tidak berlangsung lama..akhirnya aku menemukan maya…dan kisah itu pun berlanjut.. aku mulai terbiasa dengan dunia PKR….dan sampai saat ini aku merasa telah menemukan keluarga baru di PKR. aku yang suka teriak2 dan gosip ini menemukan kembali hidupnya yang telah hilang dimakan titik kritis awal kuliah tadi…thanx buat PKR yang udah baek bgt. apalagi ketika aku ga ada duit…aku tinggal berlari kekosan dea jihad anom dan makan bareng..hahaha..klo lagi bete aku angsung ngerjain joko, mila atau jambak rambut aji…..thx ya anak2.
tapi kisah ini tak mungkin ada tanpa adanya dukungan dari semua keluarga besarku terutama buat mbak reni yang udah sabar bgt ngadepin aku..selalu menuruti permintaanku, membebaskanku dan membiayaiku… juga buat mas danang yang hobi marahin aku dengan nasehatnya…walaupun dulu aku suka takut dengan kakakq yang satu ini tapi skrg aku srg kangen dengan marahan dya.
aku g bisa bayangin jika aku tidak menjadi adek mereka… dan satu hal lagi. disini aku juga sibuk ngajar. bahkan aku harus pulang jam 10 malam dengan badan yang ekstra capek. pernah aku mengeluh. tapi rasanya aku egois jika aku mengeluh karena aku tw semua pengorbanan kalian bwt adxmu ini tidak sebanding dengan letihku ini. . kalian yang membangkitkanku ketika aku capek…hingga akhirnya aku bisa menikmati kuliah sambil ngajar dengan menyenangkan.
thx ya kakak2ku sayang.
maafkan adekmu ini..
nining sayang kalian
kalian semua adalah anugerah terindah yang pernah kumiliki





